Kamis, 30 April 2015

Ekonomi Indonesia Dalam Perspektif Hukum dan Realita

Ekonomi Indonesia Dalam Perspektif
Hukum dan Realita

PENDAHULUAN

Hukum sering kita jumpai dalam berbagai kegiatan yang ada didunia. Namun, kita akui bahwa hukum di indonesia pada kenyataannya masih sangatlah lemah. Hukum di Indonesia tajam di bawah dan tumpul di atasnya, yang artinya hukum sering ditegakkan bagi orang miskin namun bagi orang yang mempunyai jabatan atau mempunyai uang hukum tidaklah berlaku. Hukum diadakan untuk ditaati bersama agar terciptanya kedamaian, kesejahteraan dan keadilan bagi siapapun.
Ekonomi di indonesia saat ini berjalan dengan kacau akibatnya tujuan dan cita-cita tidak terwujudkan dengan baik karena. Jika kondisi hukum suatu bangsa itu efektif, maka pembangunan ekonomi pun akan mudah untuk dilaksanakan, begitu pula sebaliknya. 

EKONOMI INDONESIA DALAM HUKUM

Dalam kegiatan ekonomi inilah justru hukum sangat diperlukan karena sumber-sumber ekonomi yang terbatas disatu pihak dan tidak terbatasnya permintaan sehingga konflik antara sesama warga dalam memperebutkan sumber-sumber ekonomi tersebut akan sering terjadi.
Semua perubahan yang terjadi dalam masyarakat tidak mungkin terjadi apabila manusia tidak mempunyai kesempatan dan keluasan untuk berpikir dan berkreasi. Karenanya diperlukan berbagai bentuk aturan yang mengatur bagaimana manusia agar bisa melaksanakan kegiatannya dengan aman, tidak saling mengganggu atau bahkan saling menghancurkan.
Dalam pembangunan ekonomi akan sangat berpengaruh pada perkembangan hukum dan perkembangan bidang ekonomi yang keduanya tidak akan berjalan dengan maksimal tanpa dilandasi oleh peraturan perundangan undangan yang baik.
Dengan demikian diperlukan peranan hukum yang bertujuan untuk melindungi, mengatur dan merencanakan kehidupan ekonomi sehingga dinamika kegiatan ekonomi dapat diarahkan kepada kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh  masyarakat. Hukum bukan hanya dapat mengekang saja, akan tetapi juga memberi kesempatan dan dorongan bagi masyarakat untuk berkretifitas dalam penemuan sehingga dapat menggerakkan kegiatan  perekonomian suatu negara. 

EKONOMI INDONESIA DALAM REALITA

Terpuruk di tahun 1998, ekonomi Indonesia mengalami masa dimana titik kestabilan ekonomi Indonesia mencapai titik terendah. Krisis moneter yang menghantam hampir di semua negara asia pasifik menyebabkan kestabilan ekonomi dunia sedikit terganggu. Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami dampak sangat parah pada bidang ekonominya.
Pertumbuhan ekonomi selama satu dasawarsa terakhir ternyata hanya menyisakan ketimpangan ekonomi yang begitu tajam. Fundamental ekonomi Indonesia dinilainya makin rapuh. Sehingga pada akhir pemerintahan SBY basis ekonomi yang berorientasi pada broad-based economy yang memprioritaskan pada komoditas ekspor ternyata tidak mampu memberikan surplus ekonomi. Tingkat pertumbuhan ekonomi rata-rata 5,6 selama satu dasawarsa menciptakan kesenjangan sosial-ekonomi dengan Gini Rasio 0,42 atau terendah setelah Indonesia merdeka.
Dengan lahirnya globalisme, Indonesia dipaksa untuk terjun ke dalam perdagangan bebas akibatnya pasar tradisional pun terancam dikarenakan banyaknya perusahaan asing yang mendirikan swalayan ternama sehingga masyarakat lebih tertarik untuk pergi ke swalayan tersebut dibandingan pasar tradisional. Di tambah lagi dengan budaya masyarakat kita yang konsumtif, budaya yang membius kita semua untuk komsumsi berlebihan dengan tidak memikirkan kedepannya dan orang lain.

KESIMPULAN

Dari pembahasan di atas dapat dilihat bahwa ekonomi di Indonesia dalam perspektif hukum dan realitas sangatlah berbanding terbalik. Dimana di dalam hukum ekonomi yang dilakukan sesuai hukum akan berjalan secara efektif sehingga ke depannya dapat mensejahterakan masyarakat Indonesia namun pada kenyataannya ekonomi di Indonesia itu sangat buruk.
Dengan demikian, hukum yang ada di indonesia harus lebih di tegakkan agar masyarakat yang tidak mampu dapat hidup dengan sejahtera, tidak seperti kenyataannya. Dapat dilihat bahwa masyarakat yang kaya semakin kaya dan yang msikin semakin tertindas, seperti ideologi Liberar sedangkan idiologi Indonesia adalah Pancasila.  Jika hukum di indonesia berjalan dengan baik maka ekonomi pun ikut berjalan dengan baik, jadi kita harus membenahi hukum kita ini yang masih tumpang tindih antara satu dengan yang lain. 


Ref:


Ekonomi Indonesia Dalam Perspektif Hukum dan Realita

Ekonomi Indonesia Dalam Perspektif
Hukum dan Realita

PENDAHULUAN

Hukum sering kita jumpai dalam berbagai kegiatan yang ada didunia. Namun, kita akui bahwa hukum di indonesia pada kenyataannya masih sangatlah lemah. Hukum di Indonesia tajam di bawah dan tumpul di atasnya, yang artinya hukum sering ditegakkan bagi orang miskin namun bagi orang yang mempunyai jabatan atau mempunyai uang hukum tidaklah berlaku. Hukum diadakan untuk ditaati bersama agar terciptanya kedamaian, kesejahteraan dan keadilan bagi siapapun.
Ekonomi di indonesia saat ini berjalan dengan kacau akibatnya tujuan dan cita-cita tidak terwujudkan dengan baik karena. Jika kondisi hukum suatu bangsa itu efektif, maka pembangunan ekonomi pun akan mudah untuk dilaksanakan, begitu pula sebaliknya. 

EKONOMI INDONESIA DALAM HUKUM

Dalam kegiatan ekonomi inilah justru hukum sangat diperlukan karena sumber-sumber ekonomi yang terbatas disatu pihak dan tidak terbatasnya permintaan sehingga konflik antara sesama warga dalam memperebutkan sumber-sumber ekonomi tersebut akan sering terjadi.
Semua perubahan yang terjadi dalam masyarakat tidak mungkin terjadi apabila manusia tidak mempunyai kesempatan dan keluasan untuk berpikir dan berkreasi. Karenanya diperlukan berbagai bentuk aturan yang mengatur bagaimana manusia agar bisa melaksanakan kegiatannya dengan aman, tidak saling mengganggu atau bahkan saling menghancurkan.
Dalam pembangunan ekonomi akan sangat berpengaruh pada perkembangan hukum dan perkembangan bidang ekonomi yang keduanya tidak akan berjalan dengan maksimal tanpa dilandasi oleh peraturan perundangan undangan yang baik.
Dengan demikian diperlukan peranan hukum yang bertujuan untuk melindungi, mengatur dan merencanakan kehidupan ekonomi sehingga dinamika kegiatan ekonomi dapat diarahkan kepada kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh  masyarakat. Hukum bukan hanya dapat mengekang saja, akan tetapi juga memberi kesempatan dan dorongan bagi masyarakat untuk berkretifitas dalam penemuan sehingga dapat menggerakkan kegiatan  perekonomian suatu negara. 

EKONOMI INDONESIA DALAM REALITA

Terpuruk di tahun 1998, ekonomi Indonesia mengalami masa dimana titik kestabilan ekonomi Indonesia mencapai titik terendah. Krisis moneter yang menghantam hampir di semua negara asia pasifik menyebabkan kestabilan ekonomi dunia sedikit terganggu. Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami dampak sangat parah pada bidang ekonominya.
Pertumbuhan ekonomi selama satu dasawarsa terakhir ternyata hanya menyisakan ketimpangan ekonomi yang begitu tajam. Fundamental ekonomi Indonesia dinilainya makin rapuh. Sehingga pada akhir pemerintahan SBY basis ekonomi yang berorientasi pada broad-based economy yang memprioritaskan pada komoditas ekspor ternyata tidak mampu memberikan surplus ekonomi. Tingkat pertumbuhan ekonomi rata-rata 5,6 selama satu dasawarsa menciptakan kesenjangan sosial-ekonomi dengan Gini Rasio 0,42 atau terendah setelah Indonesia merdeka.
Dengan lahirnya globalisme, Indonesia dipaksa untuk terjun ke dalam perdagangan bebas akibatnya pasar tradisional pun terancam dikarenakan banyaknya perusahaan asing yang mendirikan swalayan ternama sehingga masyarakat lebih tertarik untuk pergi ke swalayan tersebut dibandingan pasar tradisional. Di tambah lagi dengan budaya masyarakat kita yang konsumtif, budaya yang membius kita semua untuk komsumsi berlebihan dengan tidak memikirkan kedepannya dan orang lain.

KESIMPULAN

Dari pembahasan di atas dapat dilihat bahwa ekonomi di Indonesia dalam perspektif hukum dan realitas sangatlah berbanding terbalik. Dimana di dalam hukum ekonomi yang dilakukan sesuai hukum akan berjalan secara efektif sehingga ke depannya dapat mensejahterakan masyarakat Indonesia namun pada kenyataannya ekonomi di Indonesia itu sangat buruk.
Dengan demikian, hukum yang ada di indonesia harus lebih di tegakkan agar masyarakat yang tidak mampu dapat hidup dengan sejahtera, tidak seperti kenyataannya. Dapat dilihat bahwa masyarakat yang kaya semakin kaya dan yang msikin semakin tertindas, seperti ideologi Liberar sedangkan idiologi Indonesia adalah Pancasila.  Jika hukum di indonesia berjalan dengan baik maka ekonomi pun ikut berjalan dengan baik, jadi kita harus membenahi hukum kita ini yang masih tumpang tindih antara satu dengan yang lain. 


Ref:



Sabtu, 04 April 2015

budaya indonesia

BUDAYA TRADISIONAL INDONESIA


Pengertian
 Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat & kemampuan lain serta kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Kebudayaan dikaji asal kata bahasa sansekerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal.  Dalam bahasa latin, kebudayaan berasal dari kata Colere, yang berarti mengolah tanah. Jadi kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya, atau dapat pula diartikan segala usaha manusia untuk dapat melangsungkan dan mempertahankan hidupnya didalam lingkungannya”. Budaya dapat pula diartikan sebagai himpunan pengalaman yang dipelajari, mengacu pada pola-pola perilaku yang ditularkan secara sosial tertentu.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita mengartikan kebudayaan sebagai peninggalan sejarah yang bersifat tradisional. Seperti tarian daerah, alat musik daerah, senjata tradisional, bahasa daerah, dan lain sebagainya. Di negara kita, hampir setiap propinsi memilki kebudayaan tradisionalnya sendiri. Oleh sebab itu negara kita dijuluki negara yang kaya akan budaya.

Jenis-jenis Budaya Tradisional
Ada berbagai jenis budaya tradisional yang dimiliki oleh negara kita. Beberapa jenis budaya tradisional tersebut yaitu :
1.            Tarian Tradisional : tarian khas yang memiliki arti penting karena fungsinya yang sangat     mengutamakan suatu penghormatan.
2.            Bahasa Tradisional : bahasa daerah yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari oleh    setiap daerah .
3.            Pakaian Tradisional : pakaian khas yang berbeda dari daerah satu dengan daerah lain.
4.            Senjata Tradisional : suatu senjata yang digunakan oleh penduduk suatu daerah. Orang jaman dulu sering menyebutnya gaman.
5.            Alat Musik Tradisional  : alat musik yang digunakan untuk mengiringi suatu lagu daerah atau biayasanya juga digunakan untuk mengiringi tarian tradisional.
6.            Kesenian Tradisional : sutu kesenian yang berasal dari suatu daerah tertentu dan menunjukkan ciri khas.

Penyebab Budaya Tradisional Hilang
Budaya nasional yang seharusnya menjadi kebanggaan dan harusnya di pertahankan sekarang mulai hilang dikarenakan masuknya budaya asing (modern). Kita sebagai warga negara indonesia yang mempunyai hak penuh atas kebudayaan tersebut seharusnya melestarikannya bukan malah mengesampingkannya dengan berbagai alasan seperti  takut dibilang ketinggalan jaman, takut dibilang kupper, katrok, dan lain sebagainya.
Jika ditinjau melalui aspek global, globalisasi menjadi tantangan untuk semua aspek kehidupan juga yang terkait dengan kebudayaan. Budaya tradisional yang mencerminkan etos kerja yang kurang baik tidak akan mampu bertahan dalam era global. Era global menuntut kesiapan kita untuk siap berubah menyesuaikan perubahan zaman dan mampu mengambil setiap kesempatan. Budaya tradisional di Indonesia sebenarnya lebih kreatif dan tidak bersifat meniru, yang menjadi masalah adalah mempertahankan jati diri bangsa. Sebagai contoh sederhana, budaya gotong royong di Indonesia saat ini hampir terkikis habis, individual dan tidak mau tahu dengan orang lain adalah cerminan yang tampak saat ini. Perlu dipikirkan agar kebudayaan kita tetap dapat mencerminkan kepribadian \bangsa. Kebudayaan tradisional adalah sebuah warisan luhur.
Dalam era globalisasi, kebudayaan tradisional mulai mengalami erosi. Orang, anak muda utamanya lebih senang menghabiskan waktunya untuk mengakses internet dari pada mempelajari tarian dari kebudayaan sendiri. Orang akan merasa bangga ketika dapat menuru gaya berpakaian orang barat dan menganggap budayanya kuno dan ketinggalan. Globalisasi akan selalu memberikan perubahan, kita lah yang harus meneliti apakah budaya-budaya tersebut bersifat positif ataupun negatife.

Cara-cara Untuk Menjaga Kelestarian Budaya Tradisional
Budaya yang dahulu tak ternilai harganya, kini justru menjadi budaya yang tak bernilai di mata masyarakat. Sikap yang tak menghargai itu memberikan dampak yang cukup buruk bagi perkembangan budaya tradisional di negara kita. Mengapa? Karena salah satu cara untuk melestarikan budaya trsdisional adalah sikap dan perilaku dari masyarakatnya sendiri. Jika dalam diri setiap masyarakat terdapat jiwa nasionalis yang dominan, melestarikan budaya tradisional merupakan suatu kebanggaan, tapi generasi muda sekarang ini justru beranggapan yang sebaliknya, sehingga mereka menggagap melestarikan budaya itu suatu paksaan. Jadi kelestarian buadaya tradisional itu juga sangat bergantung pada jiwa nasionais generasi mudanya.
Sebagai para generasi muda penerus bangsa, jiwa dan sikap nasionalis sangatlah diperlukan. Bukan hanya untuk kepentingan politik saja kita dituntut untuk berjiwa nasionalis, tetapi dalam mempertahankan dan melestarikan budayapun juga demikian. Kita butuh untuk menyadari bahwa untuk mempertahankan budaya peninggalan sejarah itu tidak mudah. Butuh pengorbanan yang besar pula. Oleh karenanya tak cukup apabila hanya ada satu generasi muda yang mau untuk tapi yang lain masa bodoh. Dalam melakukannya dibutuhkan kebersamaan untuk saling mendukung dan mengisi satu sama lain. Dalam kata lain dalam menjaga kelestarian budaya juga diperlukan kekompakan untuk saling mengisi dan mendukung.



Kesimpulan
Kemudian kebudayaan yang telah ada seperti kebudayaan tradisional akan tergeser bahkan akan hilang terganti oleh kebudayaan baru/ modern. Orang-orang akan lebih mengandalkan kebudayaan baru dan meninggalkan kebudayaan tradisional karena dianggap kebudayaan itu adalah kebudayaan yang kuno dan pantas di tinggalkan.
Jadi keberadaan kebudayaan tradisional saat ini sangat mengkhawirkan. Kita sebagai penerus bangsa harus dapat melestarikan budaya sendiri, budaya tradisional. Jangan sampai budaya itu punah tertelan waktu yang ke era globalisasi.


asal mula danau toba

Asal usul danau toba

Di Sumatera Utara terdapat danau yang sangat besar dan ditengah-tengah danau tersebut terdapat sebuah pulau. Danau itu bernama Danau Toba sedangkan pulau ditengahnya dinamakan Pulau Samosir. Konon danau tersebut berasal dari kutukan dewa.

Di sebuah desa di wilayah Sumatera, hidup seorang petani. Ia seorang petani yang rajin bekerja walaupun lahan pertaniannya tidak luas. Ia bisa mencukupi kebutuhannya dari hasil kerjanya yang tidak kenal lelah. Sebenarnya usianya sudah cukup untuk menikah, tetapi ia tetap memilih hidup sendirian. Di suatu pagi hari yang cerah, petani itu memancing ikan di sungai. “Mudah-mudahan hari ini aku mendapat ikan yang besar,” gumam petani tersebut dalam hati. Beberapa saat setelah kailnya dilemparkan, kailnya terlihat bergoyang-goyang. Ia segera menarik kailnya. Petani itu bersorak kegirangan setelah mendapat seekor ikan cukup besar.

Ia takjub melihat warna sisik ikan yang indah. Sisik ikan itu berwarna kuning emas kemerah-merahan. Kedua matanya bulat dan menonjol memancarkan kilatan yang menakjubkan. “Tunggu, aku jangan dimakan! Aku akan bersedia menemanimu jika kau tidak jadi memakanku.” Petani tersebut terkejut mendengar suara dari ikan itu. Karena keterkejutannya, ikan yang ditangkapnya terjatuh ke tanah. Kemudian tidak berapa lama, ikan itu berubah wujud menjadi seorang gadis yang cantik jelita. “Bermimpikah aku?,” gumam petani.

“Jangan takut pak, aku juga manusia seperti engkau. Aku sangat berhutang budi padamu karena telah menyelamatkanku dari kutukan Dewata,” kata gadis itu. “Namaku Puteri, aku tidak keberatan untuk menjadi istrimu,” kata gadis itu seolah mendesak. Petani itupun mengangguk. Maka jadilah mereka sebagai suami istri. Namun, ada satu janji yang telah disepakati, yaitu mereka tidak boleh menceritakan bahwa asal-usul Puteri dari seekor ikan. Jika janji itu dilanggar maka akan terjadi petaka dahsyat.

Setelah sampai di desanya, gemparlah penduduk desa melihat gadis cantik jelita bersama petani tersebut. “Dia mungkin bidadari yang turun dari langit,” gumam mereka. Petani merasa sangat bahagia dan tenteram. Sebagai suami yang baik, ia terus bekerja untuk mencari nafkah dengan mengolah sawah dan ladangnya dengan tekun dan ulet. Karena ketekunan dan keuletannya, petani itu hidup tanpa kekurangan dalam hidupnya. Banyak orang iri, dan mereka menyebarkan sangkaan buruk yang dapat menjatuhkan keberhasilan usaha petani. “Aku tahu Petani itu pasti memelihara makhluk halus! ” kata seseorang kepada temannya. Hal itu sampai ke telinga Petani dan Puteri. Namun mereka tidak merasa tersinggung, bahkan semakin rajin bekerja.

Setahun kemudian, kebahagiaan Petani dan istri bertambah, karena istri Petani melahirkan seorang bayi laki-laki. Ia diberi nama Putera. Kebahagiaan mereka tidak membuat mereka lupa diri. Putera tumbuh menjadi seorang anak yang sehat dan kuat. Ia menjadi anak manis tetapi agak nakal. Ia mempunyai satu kebiasaan yang membuat heran kedua orang tuanya, yaitu selalu merasa lapar. Makanan yang seharusnya dimakan bertiga dapat dimakannya sendiri.

Lama kelamaan, Putera selalu membuat jengkel ayahnya. Jika disuruh membantu pekerjaan orang tua, ia selalu menolak. Istri Petani selalu mengingatkan Petani agar bersabar atas ulah anak mereka. “Ya, aku akan bersabar, walau bagaimanapun dia itu anak kita!” kata Petani kepada istrinya. “Syukurlah, kanda berpikiran seperti itu. Kanda memang seorang suami dan ayah yang baik,” puji Puteri kepada suaminya.

Memang kata orang, kesabaran itu ada batasnya. Hal ini dialami oleh Petani itu. Pada suatu hari, Putera mendapat tugas mengantarkan makanan dan minuman ke sawah di mana ayahnya sedang bekerja. Tetapi Putera tidak memenuhi tugasnya. Petani menunggu kedatangan anaknya, sambil menahan haus dan lapar. Ia langsung pulang ke rumah. Di lihatnya Putera sedang bermain bola. Petani menjadi marah sambil menjewer kuping anaknya. “Anak tidak tau diuntung ! Tak tahu diri ! Dasar anak ikan !,” umpat si Petani tanpa sadar telah mengucapkan kata pantangan itu.

Setelah petani mengucapkan kata-katanya, seketika itu juga anak dan istrinya hilang lenyap. Tanpa bekas dan jejak. Dari bekas injakan kakinya, tiba-tiba menyemburlah air yang sangat deras dan semakin deras. Desa Petani dan desa sekitarnya terendam semua. Air meluap sangat tinggi dan luas sehingga membentuk sebuah telaga. Dan akhirnya membentuk sebuah danau. Danau itu akhirnya dikenal dengan nama Danau Toba. Sedangkan pulau kecil di tengahnya dikenal dengan nama Pulau Samosir.

Bentuk dan gambar danau toba
https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcT4_8uUo4jxhY7SE-y5puhqEKhVnFMqtSBKkEIXNEscKWBqLb33https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR5kU-f-GSsRVR1m-aRD0cPIPqw7c3QVCFrSWQzZ7YH1pvCloaw-w
Hasil gambar untuk gambar danau tobahttps://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRu30fULqAkmg8UUoUjbBcm7mxVu3RaTQazMRU9v-cpjh4cKukG


Jumat, 03 April 2015

Pengembangan Ekonomi Kreatif yang Positif


Pengembngan ekonomi kreatif
Yang positif

       Nama             : frans b. manuru                          
       Kelas            : 2eb26
        Npm                 : 2321357
        Mapel            :softskill



Universitas gunadarma
2015




Pengembangan Ekonomi Kreatif Yang Positif


Sejarah Singkat Perkembangan Ekonomi Kreatif
            Secara umum dan ringkas, sejarah perkembangan peradaban ekonomi dapat dibedakan menjadi empat jaman atau gelombang : (1) Jaman Pertanian, (2) Jaman Industri, (3) Jaman Informasi, (4) Jaman Konseptual. Kita telah melewati jaman pertanian, jaman industri dan jaman informasi. Peradaban ekonomi sekarang ini masuk pada jaman konseptual dimana pada jaman ini yang dibutuhkan adalah para kreator dan empathizer. Kemampuan untuk mewujudkan kreativitas yang diramu dengan sense atau nilai seni, teknologi, pengetahuan dan budaya menjadi modal dasar untuk menghadapi persaingan ekonomi, sehingga muncullah ekonomi kreatif sebagai alternatif pembangunan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
            Dimulai pada tahun 2006 di mana Mantan Presiden Republik Indonesia (RI) ke 6 yaitu Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono GCB AC yang menginstruksikan untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia. Proses pengembangan ini diwujudkan pertama kali dengan pembentukan Indonesian Desaign Power oleh Departemen Perdagangan untuk membantu pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Pada tahun 2007 dilakukan peluncuran Studi Pemetaan Kontribusi Industri Kreatif Indonesia 2007 pada Trade Expo Indonesia. Pada tahun 2008, dilakukan peluncuran Cetak Biru Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia 2025 dan Cetak Biru Pengembangan 14 Subsektor Industri Kreatif Indonesia. Selain itu, dilakukan pencanangan tahun Indonesia Kreatif 2009. Untuk mewujudkan Indonesia Kreatif, tahun 2009 diadakan Pekan Produk Kreatif dan Pameran Ekonomi Kreatif yang berlangsung setiap tahunnya.
            Setelah pergantian Presiden pada 20 Oktober 2014 lalu, akhirnya Presiden dan Wakil Presiden baru Indonesia yaitu Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) dan Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla (JK) melanjutkan visi dan misi Ekonomi Kreatif dengan membentuk Badan Ekonomi Kreatif (BEK) untuk mengakomodir industri kreatif yang masih minim perhatian. Dengan demikian, industri kreatif diharapkan tidak lagi menjadi anak tiri menjelang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
            MEA (Masyarakat Ekonomi Asia) adalah Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat.
            Alasan mengapa Indonesia perlu mengembangkan Ekonomi Kreatif antara lain, karena ekonomi kreatif berpotensi besar dalam : Memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan, Menciptakan Iklim bisnis yang positif, Membangun citra dan identitas bangsa, Mengembangkan ekonomi berbasis kepada sumber daya yang terbarukan, Menciptakan inovasi dan kreativitas yang merupakan keunggulan kompetitif suatu bangsa, Memberikan dampak sosial yang positif, Menggerakan dan bisa menjadi masukan atau input bagi sektor-sektor lain.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivSm_5tVfJIC6HPzamQq7iKmcnXac9qwPXU26Yvbi11TcjFJlV1fYDdVyPJjVxzedX5_GrxemY16tPPHtwk7OBw3kuC-K4IRuOk_KeJMur-pz-xmcGZSQCQvHDAZmWLwXI6xEVC-AyUww/s1600/p.jpg


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKzIMPEl9GPhD3dNmjzg7wht1czOZ-eOeAmS56iQ8jayfqhwNRc9mT8-b7rBEIhyphenhyphenkqtjJ6CwEDvs2JZVkunYOfJ-omK1gw_sA-vs3HRvzQVmMLBTsu5ks6Hxlsg4ZR_-G-ENqEiZ3k2zY/s1600/u.jpg

 Mengapa Ekonomi Kreatif ?

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXJp7lKXAIwwMdfOmob-Wd3FfSNsS-vJd4IVgsAWgRg6ezIBG2kDgM4V-DBUWZJiOrwxaFjkHpMuL7FF4uds3JUM3HW7vg-t3pIyu0tOQMrtyQNwaFco7p0QNviM6FmVzYLFmam4WNBKs/s1600/t.jpg

             Seperti penjelasan di atas, terdapat alasan lain yang diperoleh dari Ekonomi Kreatif bagi Indonesia, sebagai berikut : 1. Meningkatkan citra dan identitas bangsa, 2. Meningkatkan daya saing : inovasi dan kreativitas, 3. Meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan dan toleransi, 4. Dan lain sebagainya. 


Apa itu Ekonomi dan Industri Kreatif ?
            Ekonomi Kreatif adalah ide yang lahir dari orang kreatif yang berasal dari ilmu pengetahuan, termasuk warisan budaya, lingkungan dan teknologi yang dapat menghasilkan nilai ekonomi suatu Negara, sehingga dapat besaing di pasar global.
            Industri Kreatif adalah industri menghasilkan output dari pemanfaatan kreativitas, keahlian, dan bakat individu untuk menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, dan peningkatan kualitas hidup.
            Ekonomi dan Industri Kreatif saling berkaitan, karena dari hasil ide atau menghasilkan sesuatu yang baru akan dikendalikan oleh hukum kekayaan intelektual seperti desain, merek, hak paten, hak dagang, royalti dan sebagainya yang akan memberikan nilai jual lebih tinggi dibandingkan yang tidak menggunakan hak paten, hak cipta, dan lain sebagainya.
            Dalam rencana pengembangan ekonomi kreatif terdapat lima permasalahan utama, antara lain : Kuantitas dan kualitas sumber daya insani sebagai pelaku dalam industri kreatif; Iklim kondusif untuk memulai dan menjalankan usaha di industri kreatif; Penghargaan atau apresiasi terhadap insan kreatif Indonesia dan karya kreatif yang dihasilkan; Percepatan tumbuhnya teknologi informasi dan komunikasi; Lembaga Pembiayaan yang berpihak kepada pelaku industri kreatif. Berdasarkan analisis serta penentuan arah dan sasaran pengembangan industri kreatif, maka dirumuskan Peta Jalan Pengembangan Ekonomi Kreatif sampai dengan periode penguatan pilar dan landasan (2009 - 2015).
            Konsep pengembangan ekonomi kreatif oleh pemerintah telah mendapatkan respon positif di beberapa daerah di Indonesia. Inisiatif dari pemerintah daerah untuk membuat kebijakan yang mendukung rencana pengembangan ekonomi kreatif di daerahnya menjadi indikator bahwa daerah tengah berlomba dalam memunculkan karakteristik atau identitas lokal sebagai daya tarik daerahnya. Dengan pengelolaan yang baik terhadap warisan budaya dan kreativitas dari masyarakat maka proses pengembangan ekonomi kreatif di daerah akan berjalan dan berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan daerahnya.

Apa saja yang dibutuhkan orang kreatif agar visi dan misi Ekonomi Kreatif tercapai ?
            Kreativitas (Creativity) adalah kapasitas atau kemampuan untuk menghasilkan/menciptakan sesuatu yang unik, menghasilkan ide baru/praktis sebagaisolusi dari suatu masalah, atau melakukan sesuatu yang berbeda dari pakem (thinking outside the box).
            Inovasi (Innovation) adalah transformasi atau implementasi dari ide atau gagasan berdasarkan kreativitas dengan memanfaatkan penemuan-penemuan yang ada untuk menghasilkan produk atau proses yang lebih baik, bernilai tambah, dan bermanfaat.
            Penemuan (Invention) adalah menciptakan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya dan diakui sebagai karya yang mempunyai fungsi yang unik atau belum pernah diketahui sebelumnya.

4 Prinsip Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia !
            Terdapat empat prinsip yang diperlukan dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia, sebagai berikut :
1.      Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
2.      Peningkatan literasi mengenai pola pikir desain (design thinking).
3.      Pelestarian seni dan budaya sebagai inspirasi.
4.      Pengembangan dan pemanfaatan media sebagai saluran distribusi dan presentasi karya dan konten kreatif.

Sektor-sektor dalam Ekonomi Kreatif !
            Terdapat sektor-sektor yang termasuk ke dalam Ekonomi Kreatif, sebagai berikut :
1.      Pasar barang dan seni
2.      Musik (Music)
3.      Arsitektur
4.      Fesyen (Fashion)
5.      Seni pertunjukan
6.      Film, video dan fotografi
7.      Radio dan televisi
8.      Wisata kuliner (Restoran)
9.      Kerajinan
10.  Desain
11.  Penerbitan dan percetakan
12.  Periklanan
13.  Permainan interaktif
14.  Layanan komputer dan piranti lunak
15.  Riset dan pengembangan
16.  Dan lain-lain

Manfaat Pengembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia
            Terdapat beberapa manfaat dari pengembanga ekonomi kreatif di Indonesia, sebagai berikut :
1.      Bisnis UMKM semakin berkembang
2.      Mengurangi Kemiskinan
3.      Mengurangi Pengangguran
4.      Dan lain sebagainya

Kesimpulan dan Saran
            Dewasa ini, sudah banyak orang kreatif yang lahir di Indonesia, seperti kelompok bisnis yang dinamai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di mana berkumpulnya orang-orang kreatif yang menciptakan suatu barang atau jasa yang bermanfaat bagi pencipta produk, pemakai dan Negara. Hasil produk tersebut dapat menambah pendapatan Negara baik finansial, menarik simpati Turis luar negeri untuk berkunjung ke pulau-pulau, daerah di Indonesia, memperkanlkan kekayaan alam Indonesia, mengurangi biaya import produk dari luar negeri, semakin mencintai Indonesia melalui menggunakan produk lokal, Rupiah kembali menguat karena alat tukar yang digunakan adalah Rupiah, dari Rupiah menguat kembali Indonesia dapat menarik simpati Investor kembali untuk menanamkan modalnya di Indonesia, menambah pendapatan Negara dari pembayaran pajak, mengurangi angka pengangguran, mengurangi kemiskinan, Indonesia semakin aman, tentram, sejahtera dan makmur dari segi apapun dan manfaat lainnya yang dapat dirasakan Indonesia dari lahirnya orang-orang kreatif.
            Maka dari itu, peran pemerintah sangatlah penting untuk menyukseskan visi dan misi Ekonomi Kreatif. Dengan merealisasikan pengetahuan mengenai Ekonomi Kreatif, kreativitas, teknologi, sosial, budaya, mempermudah (Memfasilitasi) proses penyaluran ide, gagasan, produk dengan memasarkan, mempromosikan dan lain sebagainya di pasar nasional maupun internasional, sehingga harga dapat bersaing di pasar lokal maupun global, dan lain sebagainya. Dan masyarakat pun mulai sekarang haruslah sadar bahwa setiap manusia diciptakan mempunyai kelebihan, dan kelebihan tersebut dapat membantu banyak orang, maka dari itu mulai sekarang belajar dan jadilah manusia yang produktif bukan konsumtif sehingga dapat membantu, meringankan beban diri sendiri, keluarga, teman, sahabat, kerabat, maupun orang lain karena kita adalah satu (1) yaitu saudara. Tetaplah ingat dan junjung BHINNEKA TUNGGAL IKA.
            Disini penulis tidak bermaksud untuk menggurui, dan sebagainya, melainkan ingin berintropeksi diri agar dapat mengurangi kebiasaan menjadi orang yang konsumtif, dan menyelesaikan tugas yang diberikan oleh dosen softskill mata kuliah Aspek Hukum dalam Ekonomi # yaitu Ibu Nina Meina Rahmawati.
            Demikianlah, tulisan yang dapat penulis sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf, penulis berharap pembaca dapat memberikan kritik, saran dan masukan agar tulisan selanjutnya dapat lebih baik lagi dan terima kasih atas kunjungannya, semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua. Amin.

Sumber :